Saat cahaya matahari menghilang
Kegelapan abadi pun datang
Angin dingin berhembus dengan kencang
Sendiriku dalam bayang-bayang

Aku yang kesepian, terluka dan menderita
Selalu berharap dan menunggu keajaiban tiba
Tapi tak kunjung datang jua
Membuatku kehilangan semua asa yang ku punya

Seuntai kata ku titipkan lewat angin
Sebuah do’a ku panjatkan di malam yang dingin
Ku bersujud dalam malam yang menyeruakkan kegelapan
Berharap berakhirnya sebuah penantian

Ku berharap seberkas cahaya memancar
Menyinariku dalam kegelapan yang tak terusir
Menemaniku dalam kesunyian yang hadir
Dalam penantianku yang tiada akhir